Berwisata di Pantai Parangtritis tidak lengkap bila belum sekalian mampir ke pemandaian air panas yang ada di Parang Wedang, Parangtritis, Bantul Yogyakarta. Ternyata siapa sangka Pantai Parangtritis memiliki pemandian istimewa yang mempunyai keunggulan berkhasiat untuk kesehatan kulit dan penyebuhan penyakit kulit. Air dari pemandian Parang Wedang berasal dari sumber air panas mineral yang memancar keluar dari bumi. Pemandian ini merupakan sumber mata air panas yang banyak mengandung mineral seperti unsur terbesar yaitu Na, Cl dan Mg. Uniknya air panas yang memancar tersebut tidak mengandung belerang, seperti umumnya sebuah sumber mata air panas.

Pemandian Parang Wedang terjadi karena pertemuan dari dua buah lempeng yang mengakibatkan timbulnya mata air panas. Air dari mata air Parang wedang ini hangat dan memiliki kandungan konsentrasi kimia yanng tinggi karena disebabkan oleh patahan di daerah tersebut dan air tanah dalam yang berasal dari pegunungan di sebelah timur yang mengalir lewat sesar tersebut dan selanjutnya mendapat panas bumi.

Keberadaan Pemandian Parang Wedang ini menurut mitos dan cerita sejarah Keraton Mataram Ngayogyakarta terjadi karena berasal dari kesaktian Sri Sultan Hamengku Buwono VI. Menurut cerita leluhur, ketika itu Sri Sultan Hamengku Buwono VI akan menuju Pesanggrahan Balekencur. Semula Sri Sultan Hamengku Buwono VI akan mandi di kolam yang berada di dalam Pesanggrahan tersebut. Tetapi karena waktu itu airnya dingin, maka beliau berniat mencari air panas. Setelah dicari lama dan tidak menemukan air panas maka sampai di daerah desa Mancingan beliau membuat lubang di tanah. Karena kesaktiannya, dari lubang yang dibuatnya keluar air panas yang memancar dari dalam tanah. Dan kemudian sumber air panas tersebut dinamakan pemandian Parangwedang.

Pemandian air panas Parang wedang selanjutnya digunakan untuk pemandian bagi keluarga para kerabat Keraton Ngayogyakarta. Tetapi setelah itu akhirnya jarang dipergunakan dan diputuskan dibuka untuk pemandian umum. Nama Parangwedang berasal dari kata parang yang berarti karang dan wedang yang berarti air panas. Dari zaman dulu hingga sekarang mata air di parang wedang ini tidak pernah berhenti.

Air Parangwedang cukup hangat yang berasal dari kawasan bukit di sebelahh utara Pantai Parangtritis ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit seperti : panu, gatal-gatal, kudis dan berkhasiat untuk menyembuhkan rasa pegal-pegal setelah banyak beraktivitas setelah berendam di air panas ini badan akan segar kembali.

Selain dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, dapat juga menyembuhkan penyakit-penyakit seperti reumatik dan stroke. Untuk menyembuhkan penyakit stroke dan reumatik ini harus mandi di Parangwedang ini setiap hari selama sebulan lamanya. Sedangkan untuk penyebuhan penyakit kulit harus mandi juga setiap hari tapi hanya selama satu minggu.

Pemandian Parangwedang ini memiliki 3 mata air yang mempunyai kedalaman sekitar 10 meter dan sumber mata air yang terdapat di kolam pemandian ini sangat jernih dan terjaga. Pemandian air panas Parangwedang ini buka setiap hari pukul 06.00