Harga Tiket Masuk Candi Prambanan Terbaru 2023

Candi Prambanan

Written by Didik Wahyudi

Candi Prambanan merupakan salah satu contoh terbaik seni arsitektur Hindu klasik di Asia Tenggara. Sejarah Candi Prambanan terjalin dengan kejayaan kerajaan Hindu-Buddha di wilayah Jawa pada masa lalu. Berikut penjelasan tentang Candi Prambanan dan harga tiket masuk Candi Prambanan terbaru.

Asal Usul Candi Prambanan

Dahulu kala, ada seorang raja bernama Rakai Pikatan yang memerintah Kerajaan Mataram Hindu. Rakai Pikatan adalah seorang raja yang bijaksana dan adil. Ia sangat mencintai rakyatnya dan selalu berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Suatu hari, Rakai Pikatan bermimpi bertemu dengan seorang dewa. Dalam mimpinya, dewa tersebut menyuruh Rakai Pikatan untuk membangun sebuah candi untuk menghormati Trimurti, tiga dewa utama Hindu. 

Rakai Pikatan sangat terkejut dengan mimpinya, tetapi ia juga merasa senang. Ia segera memerintahkan para arsitek dan seniman untuk membangun sebuah candi yang indah untuk menghormati Trimurti. Candi inilah yang kemudian saat ini dikenal dengan nama Candi Prambanan.

Candi Prambanan

Tentang Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang terletak di kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi ini dibangun pada abad ke-9 oleh Rakai Pikatan, raja Mataram Hindu yang memeluk agama Hindu.

Pembangunan Candi Prambanan berlangsung selama bertahun-tahun. Candi ini dibangun dengan sangat indah dan megah. Candi Prambanan dipersembahkan untuk Brahma, Wisnu, dan Siwa. Candi Brahma berada di bagian timur, candi Wisnu berada di bagian tengah, dan candi Siwa berada di bagian barat.

Candi Prambanan selesai dibangun pada abad ke-9. Candi ini menjadi salah satu candi Hindu terbesar dan terindah di dunia. Candi Prambanan juga menjadi salah satu simbol budaya Indonesia yang telah dikenal oleh dunia internasional. Oleh sebab itu, harga tiket masuk Candi Prambanan berlaku untuk wisatawan dalam dan luar negeri.

Candi Prambanan terdiri atas dua bagian utama, yaitu halaman luar dan halaman dalam. Halaman luar dikelilingi oleh pagar keliling yang terbuat dari batu andesit. Di dalam halaman luar terdapat 224 candi kecil yang merupakan candi perwara.

Halaman dalam dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari batu andesit. Di dalam halaman dalam terdapat tiga candi utama, yaitu candi Siwa, candi Wisnu, dan candi Brahma.

Candi Prambanan

Candi Siwa adalah candi yang terbesar dan paling tinggi di kompleks Candi Prambanan. Candi ini memiliki tinggi 47 meter dan dimahkotai oleh sebuah stupa. Candi Wisnu dan candi Brahma memiliki tinggi yang lebih rendah daripada candi Siwa. Candi Wisnu memiliki tinggi 23 meter dan candi Brahma memiliki tinggi 22 meter.

Candi Prambanan mengalami kerusakan yang sangat parah akibat gempa bumi yang terjadi pada tahun 1930. Namun, Candi Prambanan telah dipugar dan kini menjadi salah satu tujuan wisata yang paling populer di Indonesia.

Berikut adalah sejarah singkat Candi Prambanan:

  • Abad ke-9: Candi Prambanan dibangun oleh Rakai Pikatan, raja Mataram Hindu yang memeluk agama Hindu.
  • Abad ke-15: Candi Prambanan mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
  • Abad ke-16: Candi Prambanan ditinggalkan oleh penduduknya.
  • Abad ke-19: Candi Prambanan ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama C.C. Berg.
  • Abad ke-20: Candi Prambanan dipugar oleh pemerintah Indonesia.
  • Saat ini: Candi Prambanan menjadi salah satu tujuan wisata yang paling populer di Indonesia.

Proses Restorasi dan Pengakuan UNESCO

Sebelum memesan harga tiket masuk Candi Prambanan, Anda perlu tahu tentang restorasi dan pengakuan UNESCO. Pada awal abad ke-20, upaya restorasi Candi Prambanan dimulai dengan tujuan untuk mengembalikan keagungan dan keindahan arsitektur aslinya. 

Pemerintah Indonesia bersama dengan dukungan internasional dan UNESCO telah melakukan upaya besar-besaran untuk memulihkan kompleks candi ini. Proses restorasi berlangsung secara bertahap, dan pada tahun 1991, Candi Prambanan secara resmi diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Candi Prambanan

Arsitektur yang Memukau

Candi Prambanan terdiri dari tiga candi utama yang menghadap ke timur dan dikelilingi oleh candi-candi kecil. Candi-candi utama ini adalah Candi Shiva, Candi Vishnu, dan Candi Brahma. Candi Shiva, yang menjadi pusat kompleks, adalah candi tertinggi dengan tinggi mencapai sekitar 47 meter. Candi-candi utama ini menggambarkan detail yang luar biasa dari mitologi Hindu, menggambarkan adegan-adegan kisah epik seperti Ramayana dan Mahabharata.

Arsitektur Candi Prambanan mencerminkan pencapaian teknik dan estetika pada masa itu. Setiap candi dihiasi dengan relief-relief halus yang menggambarkan cerita mitologi dan kehidupan sehari-hari pada masa itu. Dinding-dinding candi dihiasi dengan ukiran-ukiran yang sangat halus dan rumit, menciptakan karya seni yang mengesankan. Candi Prambanan sangat cocok untuk Wisata Arsitektur yang ada di Jogja. Tidak seperti bangunan – bangunan buatan manusia masa kini (contoh saja Rooftop Pasar Prawirotaman, restoran aesthetic, atau cafe – cafe lucu), arsitektur tempat ini tiada tandingannya. 

Makna Budaya dan Religi

Candi Prambanan bukan hanya sekadar struktur fisik, tetapi juga mewakili makna budaya dan religius yang mendalam. Tempat ini menjadi bukti kemegahan kepercayaan dan seni arsitektur yang berkembang pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Jawa. Dalam kisah-kisah yang diukirkan di reliefnya, Candi Prambanan mengajarkan nilai-nilai etika dan moral, serta mengabadikan cerita-cerita yang menginspirasi.

Hingga hari ini, Candi Prambanan tetap menjadi tempat ibadah, di mana upacara keagamaan Hindu masih diadakan dalam perayaan tertentu. Selain itu, kompleks candi ini juga menjadi daya tarik pariwisata yang mengundang ribuan pengunjung dari seluruh dunia setiap tahunnya.

Candi Prambanan

Fasilitas Candi Prambanan

Candi Prambanan memiliki berbagai fasilitas yang dapat digunakan oleh wisatawan. Beberapa ada yang gratis dan ada yang berbayar, di luar harga tiket masuk Candi Prambanan, antara lain:

  • Tempat parkir
  • Toilet
  • Mushola
  • Warung makan
  • Souvenir shop
  • Museum

Harga Tiket Masuk Candi Prambanan

Harga tiket masuk Candi Prambanan saat ini adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: Rp50.000
  • Anak-anak: Rp25.000
  • Warga negara asing anak-anak: Rp217.500 (USD 15)
  • Warga negara asing dewasa: Rp362.500 (USD 25)

*Harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Candi Prambanan

Lokasi Candi Prambanan

Candi Prambanan terletak di kecamatan Prambanan, kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi candi berada sekitar 17 kilometer dari pusat kota, sehingga cukup cepat dijangkau dengan kendaraan pribadi, umum atau sewa. Rute untuk menuju Candi Prambanan dari pusat kota Yogyakarta bisa langsung menuju Prambanan via Jalan Jogja-Solo.

Kesimpulannya, Candi ini merupakan bukti kejayaan Kerajaan Mataram Hindu pada masa lalu. Candi Prambanan juga menjadi salah satu simbol budaya Indonesia yang telah dikenal oleh dunia internasional. Candi ini melambangkan masa kejayaan dan keindahan seni arsitektur Hindu-Buddha di pulau Jawa.

Proses restorasi yang dilakukan telah memulihkan keagungan kompleks candi, memastikan bahwa warisan budaya ini dapat dinikmati oleh generasi masa depan. Harga tiket masuk Candi Prambanan pun masih terjangkau untuk wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga …

Candi Dekat Pusat Kota Jogja

Candi Dekat Pusat Kota Jogja

Kota Yogyakarta, dengan segala kekayaan budayanya, telah lama menjadi destinasi unggulan para wisatawan yang ingin...

Candi Plaosan Jogja

Candi Plaosan Jogja

Candi Plaosan Jogja adalah candi yang memiliki sejarah yang kaya dan menggambarkan perpaduan antara dua agama besar....

Candi Kalasan Jogja

Candi Kalasan Jogja

Selain spot foto candi Prambanan, jika Anda ingin hunting foto, candi yang satu ini bisa jadi alternatif. Candi...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.