Selain memiliki jajaran pantai berpasir putih nan indah dan gua-gua bawah tanah yang eksotis, Kabupaten Gunungkidul juga memiliki kekayaan kuliner yang menggoda. Dari sego abang, sate, bakmi godhok, hingga tiwul, semuanya dijamin mampu menggoyang lidah Anda.

Berwisata ke suatu tempat tanpa mencicipi kulinernya yang melegenda seumpama makan sayur namun kurang garam, tidak lengkap dan tidak nikmat. Sebagai destinasi wisata yang tengah naik daun akan keindahan pantainya dan juga pesona wisata karstnya, Gunungkidul juga memiliki kekayaan kuliner. Setelah lelah beraktivitas di obyek wisata, kini saatnya Anda mencicipi aneka kuliner Gunungkidul yang legendaris.

Sate Kambing Pak Turut

Sate Kambing Pak Turut merupakan sate kambing paling terkenal di Gunungkidul karena citarasanya yang sangat khas. Lebih dari seperempat abad yang lalu, Pak Turut menjajakan satenya dengan cara berkeliling menggunakan pikulan. Seiring berjalannya waktu sate Pak Turut semakin terkenal sehingga dibukalah warung di Jl Kesatrian, tak jauh dari Alun-Alun Wonosari Yogyakarta. Saat Pak Turut meninggal, usaha ini diteruskan oleh anak-anaknya.

Sate Pak Turut memiliki perpaduan citarasa yang khas, daging kambing nan empuk berpadu dengan bumbu gulai yang dimasak bersama beragam rempah yang dikenal dengan istilah empon-empon. Taburan cabai dan merica bubuk serta irisan kubis dan mentimun menjadikan sate Pak Turut semakin lezat. Selain sate, di warung ini juga disediakan menu tongseng kambing, gulai kambing, dan tengkleng. Harga per porsi rata-rata Rp 20.000. Warung Sate Kambing Pak Turut buka setiap hari mulai pukul 08.30