TFP Kopi Warung Jogja

TFP Kopi Warung

Written by Didik Wahyudi

njogja.co.id – Mengarungi jalan berliku, beberapa pasar tradisional di Jogja telah mengalami transformasi menakjubkan. Mereka tak sekadar jual-beli bahan pokok, tetapi juga destinasi kuliner yang menggoda selera. Salah satunya adalah Pasar Prawirotaman, yang setelah direvitalisasi pada 2020. Di dalam pasar ini, terdapat TFP Kopi Warung Jogja yang terkenal dengan menu western yang unik. Tempat ini menawarkan hidangan ala bule dengan harga terjangkau yang tak hanya memanjakan perut, tetapi juga mata.

Asal Mula dari Persahabatan 6 Tahun

Jejak TFP Kopi Warung bermula dari persahabatan erat antara Bobby Ananta dan Meynar Intan. Keduanya adalah penduduk asli Solo yang telah menjalin ikatan persahabatan selama enam tahun. Keduanya sebenarnya terpisah oleh jarak. Bobby terjun di sektor perhotelan dan industri makanan di Leicester, Inggris, sementara Intan bekerja di Solo. Walau demikian, ini tak lantas memutus ikatan mereka.

Setelah lebih dari 20 tahun berkiprah di Inggris, Bobby akhirnya memutuskan kembali ke Solo selama setahun. Tahun itu terbukti menjadi masa yang berharga, di mana Bobby dan Intan memutuskan untuk merintis bisnis kuliner di Solo. Dalam sekejap, pada Oktober 2018, TFP Kopi Warung lahir di Solo, dan setahun kemudian, cabangnya juga berdiri di Yogyakarta.

Nama dan Lokasi yang Terpilih

Bobby dan Intan mengawali bisnis mereka dengan konsep coffee and eatery. Tetapi karena belum memiliki mesin kopi, mereka memutuskan untuk menggunakan alat french press. Inilah awal mula nama “The French Press Kopi Warung” atau singkatnya, TFP Kopi Warung. Menariknya, meskipun menyajikan hidangan ala bule, mereka tetap memilih istilah “warung” untuk bisnis mereka.

Tak seperti kebanyakan tempat kuliner yang memiliki tempat sendiri, TFP Kopi Warung Jogja justru memilih berada di pasar. Keputusan ini tak diambil secara sembarangan. Mereka berdua sepakat bahwa berada di pasar akan memungkinkan mereka menjangkau berbagai kalangan dengan lebih mudah. Selain itu, atmosfer santai dan akrab di pasar akan membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Saat ini, TFP Kopi Warung beroperasi di Pasar Gede Solo dan Pasar Kranggan Yogyakarta berdekatan dengan Bake Me To The Moon Jogja. 

TFP Kopi Warung

Menu Western dengan Varian Harian

Salah satu magnet utama TFP Kopi Warung adalah hidangan western yang mereka tawarkan. Bobby Ananta, sang chef di belakang menu-menu ini, memilih menu western sebagai spesialisasi bisnis ini. Setelah mengejar karier di Inggris, Bobby ingin mengenalkan kelezatan masakan western kepada komunitasnya di tanah air. Dia juga berharap baik pengunjung maupun stafnya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bahan dan bumbu dalam masakan western.

Namun, yang membuat TFP Kopi Warung semakin istimewa adalah menu-menu western yang berubah setiap harinya. Bobby mengubah menu ini untuk menghindari kebosanan para pengunjung. Bahkan, dia selalu berinovasi dengan menu baru setiap minggu. 

Salah satu hidangan yang menjadi favorit adalah Creamy Chicken Casserole with Cauliflower. Bobby menjelaskan bahwa hidangan ini datang dalam satu piring besar. Menunya menyajikan salad segar, karbohidrat seperti kentang goreng atau mashed potato, dan protein berkualitas. 

Bobby menekankan bahwa ia tidak menggunakan penyedap rasa atau MSG dalam masakannya. Sebaliknya hanya bumbu-bumbu seperti basil, oregano, garam, dan merica yang menghidupkan rasa.

TFP Kopi Warung

Kelezatan dari Bahan Segar

Pengunjung tak henti memuji kelezatan hidangan TFP Kopi Warung, yang tak lepas dari bahan-bahan segar yang selalu digunakan. Keuntungan berada di pasar adalah kemudahan dalam mendapatkan bahan-bahan berkualitas. Ini juga memberi dampak positif bagi pedagang di pasar. Meskipun demikian, Intan mengakui bahwa beberapa bahan harus dicari dari supplier karena tak selalu tersedia di pasar.

Satu hal lagi yang menjadikan TFP Kopi Warung Jogja unik adalah jam operasionalnya. Mereka hanya buka selama 3 jam, dan setelah itu warung ditutup sementara untuk menyiapkan hidangan segar untuk jam buka berikutnya. Konsep ini diambil dari pengalaman Bobby di Inggris, di mana makanan yang terlalu lama terpapar udara akan mengurangi kualitas rasanya.

TFP Kopi Warung

Komunikasi Tanpa Batas Leicester-Solo

Berbekal teknologi, Bobby dan Intan mampu menjaga komunikasi tanpa hambatan meskipun berada di belahan dunia yang berbeda. Lewat pesan teks dan panggilan video, mereka tetap terhubung erat meskipun perbedaan zona waktu antara Leicester dan Solo. Tidak hanya itu, mereka juga membagi tugas sesuai bidang keahlian masing-masing. Bobby bertanggung jawab atas resep dan menu, sementara Intan mengurus manajemen dan keuangan.

Untuk menu-menu baru, Bobby akan membuat video tutorial yang bisa diakses oleh para karyawan di Solo dan Yogyakarta. Namun, dalam hal penetapan harga, Intan memiliki peran sentral. Tidak jarang Intan harus mencari alternatif bahan masakan yang lebih terjangkau, karena beberapa bahan mungkin tidak mudah ditemukan di pasar.

TFP Kopi Warung

Suka Pengunjung yang ‘Galak’

Menariknya, Bobby dan Intan mengungkapkan bahwa mereka lebih menghargai pengunjung yang ‘galak’ atau berani memberikan kritik. Menurut mereka, kritik dan saran konstruktif dari pengunjung menjadi kunci perkembangan TFP Kopi Warung. Malahan, mereka melihat pengunjung yang ‘galak’ ini menjadi pelanggan setia mereka. 

Untuk itu, Bobby dan Intan menjunjung tinggi kerja sama dengan para pelanggan. Mereka memberikan saluran untuk mengirimkan kritik melalui akun Instagram @tfpkopiwarun atau nomor WhatsApp yang tersedia.

Hadirnya TFP Kopi Warung di Pasar Prawirotaman, membuat kita merasakan penggabungan antara cita rasa kuliner bule dengan suasana pasar. Selain itu, TFP Kopi Warung Jogja mengundang kita untuk merasakan harmoni dalam setiap gigitan hidangan mereka. Ini berkat cerita awal yang mengalir dari persahabatan hingga menjelma menjadi tempat makan yang penuh inovasi, 

Setiap kunjungan adalah perjalanan mengejar kenikmatan rasa dan kesegaran bahan-bahan segar yang diolah dengan hati. Dengan komitmen mereka terhadap kualitas dan pelayanan, TFP Kopi Warung hadir sebagai inspirasi bahwa kuliner tak hanya menyentuh perut. Tetapi juga soal hati dan jiwa setiap pengunjungnya. 

Jadi, jika Anda mencari petualangan kuliner tak terlupakan, tak ada salahnya menyempatkan diri untuk mampir ke TFP Kopi Warung Jogja. Anda dapat merasakan sendiri keajaibannya di tengah pasar yang hidup dan penuh energi dengan menu yang yummy.

Baca Juga …

Pari Klegung Jogja

Pari Klegung Jogja

Saat mengunjungi Yogyakarta dalam momen berlibur, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan beragam pengalaman seru....

10 Tempat Makan Dekat Malioboro

10 Tempat Makan Dekat Malioboro

Menikmati perjalanan wisata kuliner di Yogyakarta adalah sebuah pengalaman yang begitu mengasyikkan dan memikat....

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.